Mendikdasmen: 85 Persen Sekolah Terdampak Bencana Sumatera Siap Gelar Pembelajaran
Sekolah terdampak bencana Sumatera, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengumumkan kabar positif awal 2026. Menteri Abdul Mu’ti menyatakan bahwa 85 persen sekolah di wilayah terdampak bencana Sumatera siap kembali menggelar pembelajaran tatap muka, menandai pemulihan pendidikan pascabencana yang cepat dan terencana.
| Provinsi | Jenis Bencana | Dampak pada Sekolah | Status Pemulihan |
|---|---|---|---|
| Aceh | Banjir & Tanah Longsor | Kerusakan bangunan, sarana pendidikan rusak | Sebagian sekolah sudah dipulihkan, beberapa masih butuh pembersihan tambahan |
| Sumatera Utara | Banjir & Tanah Longsor | Kerusakan bangunan, sarana pendidikan rusak | Sebagian besar sekolah telah dibersihkan dan siap belajar kembali |
| Sumatera Barat | Banjir & Tanah Longsor | Kerusakan bangunan, sarana pendidikan rusak | Sebagian besar sekolah telah dipulihkan dan kembali beroperasi |
Kesiapan Sekolah Kembali Belajar
Sebagian besar sekolah kini beroperasi dan siap menyambut jutaan siswa untuk semester genap Januari 2026. Di Sumatera Utara dan Sumatera Barat, kesiapan mencapai 100 persen, sementara di Aceh beberapa sekolah masih memerlukan pembersihan dan perbaikan tambahan. Secara keseluruhan, sekitar 85 persen sekolah terdampak akan kembali membuka kegiatan belajar pada 5 Januari 2026, dengan beberapa daerah menyesuaikan hingga 12 Januari 2026.
Strategi Kemendikdasmen
| Fokus/Kegiatan | Deskripsi | Tujuan / Manfaat |
|---|---|---|
| Kurikulum Darurat Fleksibel | Kurikulum disesuaikan dengan kondisi pascabencana, memberi ruang adaptasi materi dan strategi belajar | Menjamin pembelajaran tetap efektif meski sekolah terdampak bencana |
| Ruang Belajar Sementara | Siswa diarahkan belajar di fasilitas publik seperti tempat ibadah, puskesmas, atau tenda darurat | Memastikan proses belajar tetap berjalan meski gedung sekolah belum layak |
| Pemantauan & Pembaruan Data Sekolah Terdampak | Tim Kemendikdasmen terus memantau kondisi sekolah dan memperbarui data | Menjamin hak pendidikan anak tetap terpenuhi dan program pemulihan tepat sasaran |
Dukungan untuk Siswa dan Guru
Selain fasilitas, pemerintah menyediakan dukungan psikososial untuk membantu siswa dan guru pulih secara emosional. Ketersediaan sumber daya pendidikan, seperti buku dan alat tulis, juga terus dipastikan agar proses belajar tidak terganggu.
Kesimpulan
Pernyataan Mendikdasmen yang menyebut 85 persen sekolah terdampak bencana siap gelar pembelajaran menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan anak-anak tetap mendapatkan hak pendidikan. Dengan pemulihan terencana, fasilitas darurat, dan kurikulum adaptif, sektor pendidikan mulai bangkit meski menghadapi tantangan besar pascabencana. Kesiapan sekolah pascabencana Sumatera.

