Gunung Dukono Meletus: 2 WNA dan 1 Warga Papua Tewas, Korban Luka Bertambah
Erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, menewaskan 2 warga negara asing (WNA) dan 1 warga Papua. Letusan dahsyat ini juga melukai puluhan orang lainnya, memicu kekhawatiran masyarakat setempat.
Kronologi Erupsi Gunung Dukono yang Mematikan
Gunung Dukono meletus, pada Sabtu (20/7/2024) sekitar pukul 13.00 WIT. Awan panas dan abu vulkanik setinggi 1.000 meter meluncur ke udara, disertai hembusan angin ke arah timur laut. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat aktivitas vulkanik meningkat sejak awal Juli.
Korban jiwa dikonfirmasi oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Timur:
- 2 WNA (asal Belanda dan Jerman, diduga wisatawan pendakian).
- 1 warga Papua (identitas masih dicek).
- 15 orang luka-luka akibat terkena abu panas dan gas beracun.
Tim SAR gabungan langsung dikerahkan untuk evakuasi. Hingga kini, status Gunung Dukono Level III (Siaga), dengan radius aman 3 km dari kawah.
Foto: Letusan Gunung Dukono menghujani abu vulkanik (Ilustrasi)
Dampak Erupsi dan Upaya Penanganan
- Gangguan Penerbangan: Bandara udara di sekitar ditutup sementara karena abu vulkanik.
- Evakuasi Warga: Ratusan penduduk desa terdekat dievakuasi ke posko pengungsian.
- Kerusakan Material: Rumah dan lahan pertanian tertimbun abu tebal hingga 10 cm.
Kepala BPBD Halmahera Timur, Joko Santoso, menyatakan:
“Kami prioritaskan evakuasi dan bantuan medis. Hindari aktivitas di radius bahaya. Gunakan masker untuk lindungi pernapasan dari abu.”
PVMBG menyarankan:
- Jangan mendekati 3 km dari puncak.
- Pantau informasi resmi via aplikasi Info BMKG.
- Siapkan masker N95 dan air bersih.
Sejarah Letusan Gunung Dukono
Gunung Dukono (altitud 1.229 mdpl) aktif sejak 2007. Letusan terakhir besar terjadi Mei 2024, memaksa ribuan warga mengungsi. Data BMKG catat 50 erupsi kecil tahun ini.
| Tahun | Tinggi Kolom Abu | Korban Jiwa |
|---|---|---|
| 2024 | 1.000 m | 3 |
| 2023 | 800 m | 0 |
| 2022 | 1.200 m | 2 |
Cara terhindari dari Erupsi Gunung Berapi
- Evakuasi Segera: Ikuti rute aman dari posko BPBD.
- Lindungi Diri: Tutup hidung/mulut dengan kain basah.
- Siaga Bencana: Download app Magma Indonesia untuk alert real-time.
Pemerintah pusat alokasikan Rp 5 miliar bantuan darurat. Update terbaru: Aktivitas vulkanik masih tinggi, pantau situs resmi BMKG.

